5 Tren Desain Grafis yang Wajib Kamu Tahu di Tahun 2019

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Tren Desain 2019 | Featured

Tahun 2018 adalah tahun di mana kita menyaksikan berbagai macam desain yang lebih berani bereksperimen dan melanggar kaidah umum desain dan visual. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya tampilan visual ‘menggebrak’ yang bisa kita saksikan langsung di media sosial dan platform seperti Dribbble dan Behance yang secara perlahan tapi pasti membentuk tren desain grafis yang kita nikmati saat ini.

Hal ini mungkin membuat kita bertanya-tanya seperti apakah tren desain grafis yang akan populer di tahun baru 2019 ini.

Untuk membuatmu tetap up-to-date dengan perkembangan dunia desain grafis, kami mencoba merangkum lima gaya dan arahan desain grafis yang diprediksi menjadi tren di tahun 2019 ini.

Logo Responsif

Tren Desain 2018 | Image 1
Contoh ilustrasi brand dengan logo responsif

Dengan meningkatnya konsumsi internet mobile masyarakat dunia dari tahun, terlihat jelas bahwa sebuah brand harus berusaha keras menciptakan pengalaman mobile terbaik bagi pengguna mereka. Tidak berhenti sampai membuat situs yang responsif saja, kini brand harus memikirkan bagaimana logo mereka bisa dinikmati di berbagai medium.

Kita mulai melihat bagaimana brand seperti Google dan Skype mendefinisikan ulang bagaimana sebuah logo seharusnya bisa dikenali dan dinikmati baik sebagai ikon aplikasi di smartphone hingga gambar besar yang terpampang di banner iklan besar di jalan raya.

Gradasi Warna

Tren Desain 2018 | Image 2

Masih ingat bagaimana warna gradasi merajai tren desain di tahun 2000-an? Kini tren tersebut kembali di tahun 2019 dalam format yang lebih segar. Gradasi warna kini terlihat mulai masuk sebagai komplemen dari elemen flat design.

Gradasi warna meniupkan angin segar bagi gaya flat design yang menurut pendapat pribadi saya mulai terasa … flat (pun intended). Kombinasi ini melahirkan sebuah gaya yang umum dikenal di industri sebagai flat design 2.0 yang kini mulai diimplementasi di berbagai elemen seperti landing page dan key visual pos media sosial. Transisi warna cerah sangat manis saat berpadu dengan gaya flat design yang berkarakter kuat.

Perusahaan besar seperti Instagram, Skype, dan Stripe juga mulai menerapkan gradasi warna dalam penerapan desain visual mereka yang dalam waktu dekat mungkin saja akan diikuti oleh berbagai perusahaan lain.

Duotone

Tren Desain 2018 | Image 3
Style duotone yang menjadi ciri khas Spotify

Duotone atau warna ganda sejatinya merupakan teknik perpaduan dua warna kontras yang umum dilakukan di media cetak. Kini, kemudahan yang diberikan oleh aplikasi pengolah gambar memungkinkan teknik ini untuk mulai memasuki ranah desain digital. Contoh perusahaan besar yang menggunakan gaya ini adalah Spotify.

Keindahan serta kemudahan pengaplikasiannya dalam berbagai medium membuat gaya duotone turut menghiasi berbagai elemen desain di tahun 2019 ini.

Tipografi Serif

Tren Desain 2018 | Image 4

Siapa bilang font harus melulu sans? Faktanya kini font serif mulai marak digunakan di berbagai portofolio desainer. Karakter font serif yang kuat dan berkesan serius umumnya dihindari desainer yang hendak mengkomunikasikan tone of voice dari brand yang berkarakter friendly dan playful, namun bukan berarti hal tersebut tidak bisa dilakukan.

Pelajaran yang bisa diambil dari tren ini adalah: berani beda, dan jangan ragu untuk sesekali bereksperimen dan berpikir di luar kebiasaan.

Elemen 3D

Tren Desain 2018 | Image 5

Elemen futuristik tiga dimensi serta gaya skeuomorphism umumnya sudah mulai ditinggalkan semenjak banyak brand dan agensi desain mulai mengadopsi flat design sejak awal dekade ini. Namun, kebangkitan tren teknologi virtual reality dan augmented reality akhir-akhir ini membuat banyak desainer UI dan UX untuk berpikir ulang bagaimana caranya agar pengalaman navigasi dalam medium VR dan AR dapat dinikmati secara maksimal.

Lihat bagaimana Microsoft mulai mengadopsi arahan visual baru untuk Windows yang bernama Fluent Design. Microsoft yang tengah mengembangkan produk berusaha menemukan pengalaman terbaik mengonsumsi media dua dimensi dalam ruang tiga dimensi.

Mengingat tingginya antusiasme perusahaan teknologi dalam mengembangkan ranah baru ini, tentunya ini merupakan tantangan baru yang harus dihadapi oleh desainer grafis guna memenuhi kebutuhan ini di masa depan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kelas Online Ilustrasi Flat Design dengan Figma

Kelas Figma Batch #1 akan diadakan secara online pada hari Sabtu, 13 Juni 2020 secara virtual dengan Google Meet. Kelas terbatas untuk 20 orang saja

© 2020 vektoria.id - All Rights Reserved.